Hey, Listen. . .

Hari yang selalu saya tunggu-tunggu.

Saat-saat di mana saya boleh mengucapkan dengan keras, sekeras saya mau tanpa ada seorang pun yang akan mengatai saya cuman seorang pemimpi yang terlalu banyak berharap.

Saat-saat di mana saya boleh mengucapkan dengan sepenuh hati dan segenap perasaan saya,

 

Kalimat yang tertahan selama hampir menahun.

 

 

 

 

 

“Selamat ulang tahun, Sayang. . .”

 

I love you.

 

Leave a comment »

Casual Friday. . .

Yippie!!!! Finally Friday is coming!:) Saya suka hari Jumat! Hihi. Hari kerja terakhir dalam minggu ini. Udah gitu, di kantor saya bole pakai baju casual setiap hari Jumat. Jadi kami biasanya cukup pakai kaos berkerah dan celana jeans. Ada beberapa bahkan yang cuman pakai kaos, bener-bener kaos, kadang ditutup jaket, kadang enggak. Dibiarin gitu aja. Hmmm. . .
Pagi ini pun saya sudah mempersiapkan kaos berkerah dan celana jeans saya yang biasa. Du du du. Bye bye celana kain *for today*! Bye bye hem *for today*! He he. Saya sukaaaa banged pake kaos dan celana jeans. Kostum favorit saya. Pakaian yang paling menyamankan saya. Hmmm. . . .
Tiba-tiba saya mendengar ada yang manggil2 saya dari pojok kamar. Sepatu keds putih saya yang belum ada tiga minggu saya beli. Whoa. Dia keliatan sangat menggoda untuk saya pakai ke kantor. Hmmm. . . boleh nggak, ya? Biasanya, meskipun pakai kaos dan jeans, saya masi pakai sepatu feminin tanpa hak saya yang mirip sepatu balet. Ahh, nggak pa-pa lahh. Namanya juga temanya casual. Rasanya nggak pa-pa, dehh. Hi hi.
Jadilah siang itu saya pakai benda2 itu ke kantor. Hihi. Saya jadi inget sama acara hiking saya beberapa minggu yang lalu. Kostum yang saya pakai sama persis dengan yang saya pakai hari ini. Bahkan, saya pakai celana dan jaket yang sama persis kek yang saya pakai hari itu. Ha ha. Sampe2 dikatain, orang hiking dandannya sama aja kek mau ke Petronas. haha. Dan sekarang saya ke kantor pake ini. Paraah!!!
Tapi ternyata bukannya nggak bikin jadi kenapa2. Kostum saya hari ini bikin saya dicegat pak satpam kantor, ditanya keperluannya apa. Jiaaaahh. . . saya kerja di sini, Paaaaak!!! Dan sekali lagi waktu mw masuk ke ruangan kantor saya yang pintunya dikasi password. Parahnya lagi, saya lupa passwordnya. Setelah mencet2 ngasal, dan salah, dateng seorang Mas2 yang dengan mulusnya masukkin password dan ngebuka pintu. Pas saya mw ikut masuk, dia noleh ke belakang dan tanya, “Mw ke mana??” Saya jawab dengan nyebut nama kantor saya dengan muka polos. “Mw ngapain??” tanyanya lagi. Jiaaaaaaaaaah!!! Pertanyaan yang sama!!! Oh My God. . . Muka saya segitu nggak meyakinkannya kah untuk masuk ke kantor saya sendiri? Huhu. mungkin Jumat depan sepatu keds saya ini harus rela saya tinggal aja ya, di kost? Casual c casual, tapi jangan sampe jadi dikira orang main, dehh. Hihihi.

Leave a comment »

Try to Belong. . . Somewhere. . . Somebody. . .

All that I did was walk over
Start off by shaking your hands
That’s how it went
I had a smile on my face
and I sat up straight

Oh yeah yeah
I wanted to know you
I wanted to show you

You don’t know me
Don’t ignore me
You don’t want me there
You just shut me out
You don’t know me
Don’t ignore me
If you had your way
You’d just shut me up
Make me go away

No i just don’t understand why you
Wont talk to me it hurts that i’m
So unwanted for nothing don’t
Talk words against me

I wanted to know you
I wanted to show you

You don’t know me
Don’t ignore me
You don’t want me there
You just shut me out
You don’t know me
Don’t ignore me
If you had your way
You’d just shut me up
Make me go away

I tried to belong it didn’t seem wrong
My head aches
It’s been so long
To write this song, that’s what it takes

You don’t know me
Don’t ignore me
You don’t want me there
You just shut me out
You don’t know me
Don’t ignore me
If you had your way
You’d just shut me up
Make me go away

You don’t know me
Don’t ignore me
You don’t want me there
You just shut me out
You don’t know me
Don’t ignore me
If you had your way
You’d just shut me up
Make me go away
Make me go away yeh yeh yeh
Make me go away

Unwanted, Avril Lavigne

 

 

 

Well, the worst part of it is you know exactly me, but u stil did.   

Leave a comment »

Jam Jam Geje

Jam-jam geje. Hehe. Smw kerjaan lagi diambil alih oleh team leader. Jadilah saya dan temen-temen satu team termangu-mangu-ria. Nggak ngerti apa yang harus kami kerjakan. Iya. Selama modul kami dipegang oleh team leader, apapun yang kami kerjakan sekarang nggak akan berpengaruh banyak. Huff. . .
Jadi mengingatkan saya sama jam-jam geje yang biasa kami lalui juga pas masi di tempat client. Jam dua belas kami dapat makan siang, jam tiga-an, kami sudah lapar lagi. Jadilah kami berkeliaran di minimarket kantor. Mencari apa-apa saja yang bisa mengganjal perut sampai makan malem pukul tujuh nanti.
Saya nemu beberapa makanan dan minuman aneh di sana, yang jarang banged saya temui di sini. Ada yang jadi favorit temen saya, namanya Yeo’s Susu Soya. Susu kedelai dalam kaleng. Rasanya lebih tawar daripada susu  kedelai yang biasa saya beli di Jokja. Kurang manis kalo kata saya. Tapi kata temen saya enak banged. Dia bahkan beli hampir setiap pagi.


Ada lagi yang lebih aneh. Dari Yeo’s juga. Namanya teh kundur. Lengkap dengan kata-kata “kurang manis”, yang artinya “less sugar”. Haha. Saya terkikik-kikik waktu pertama kali baca namanya. Nama lainnya winter melon tea. Hwew? Waktu itu saya baru tau ada bahasa inggris winter melon. Setau saya cuman water melon. Tapi gambarnya terlalu lonjong bwt jadi semangka. Haha. Tapi ternyata ada, jadi dia minuman sari buah timun suri. Hwee. . . aneh. Rasanya enggak karuan, kalo menurut saya. Tapi. . . lagi-lagi, kata temen saya enak, dan dia beli hampir tiap sore. Wew.
Hihi. Kalo diinget-inget lagi, saya jadi kangen. Bukan sama teh kundur nya c. Sama susu soya nya. He. Cemilan sehat, kan? Di minimarket basement kantor saya enggak ada yang kek gitu. Hufff. . . . Denger2 malah smw produk Yeo’s dilarang masuk ke Indonesia? Iya nggak c? Haha. Daripada saya dituduh nyebar hoax :-S
Ahhh, jam geje cepatlah berlalu. Modul saya masi kurang satu lagi, niy. . . Hu hu hu.

Picture taken from :http://njnaturejuice.com/njnaturejuice/images/ag1_108.gif and www.ctfood.cz/products_list.asp?gruppid=60…

Leave a comment »

Busway, oh Busway. . .

Hfff. . . setelah mulai terbiasa dengan nyamannya LRT, dan kemarin tiba-tiba harus naik bis trans, tadaaaaaaaaaa. . . kerasa banged ‘jeglek’nya.
Saya jadi mikir-mikir iseng. Yea, secara dia udah hampir enggak ada bedanya sama bis bis biasa, kenapa harus menyandang nama bis trans, yang dikasi jalur khusus *yang pada akhirnya pun teteb dipake juga sama kendaraan2 lain*.
Hwew, bis yang bener-bener sumpek, bahkan ngalahin komuter, yang di KL udah dianggep kendaraan umum yang paling nggak elit.
Hwew, yang biasanya saya suka naik bis trans, sore itu jadi enggak banged, dehh. . . Dimulai dari waktu mw naik bis yang udah berebut, dan serba nggak teratur, Pas di dalem bisnya pun keadaan udah enggak jadi lebih baik. Udah dalam kondisi bejubel begitu, papan elektroniknya ga keliatan, plus suara yang ngumumin nama2 shelter nggak kedengeran. Lengkap. Anehnya lagi, di beberapa shelter, pintu bis trans yang otomatis itu ngebuka di tempat2 yang nggak ada pintunya. Jadi ada beberapa penumpang yang kecele karena pintu ngebuka, tapi langsung disambut palang2 dan pager. Hwe.
Yang bikin lebih prihatin tuh perilaku penumpang2nya. Padahal udah jelas-jelas, di kaca-kaca jendela dikasi tulisan warna merah, “dahulukan orang cacat/lanjut usia/wanita hamil”, teteb aja banyak yang berebut untuk duduk. Nggak banyak juga dari mereka abang-abang yang ganteng, berbadan tegap, dan saya yakin mereka kuat untuk berdiri sedikit lebih lama, tapi nggak ada sedikitpun niat dari mereka untuk kasi tempat bwt ibu2 ato bapak-bapak tua yang ada di deket mereka. Hwew. Lain lagi penumpang yang hobinya matanya enggak dijaga, ato yang suka ambil kesempatan pas lagi desek2an. Oh my God. . .
Fu fu fu. Nggak selalu nggak enak c. Mungkin emang sore itu pas lagi dapet yg nggak enak aja. Cuman, kerasanya teteb gimanaaa gitu. Sayang banged bis trans yang harusnya bisa lebih keren, harus jadi jelek cuman gara2 beberapa hal kecil. He he. Berharap bis trans bisa sekeren LRT. Haha. Maybe someday. . . ;)

 

Picture taken from : /www.edupics.com/en-coloring-pictures-pages-photo-bus-i6486.html

Leave a comment »