Huhu. Nggak habis pikir sama orang2 belakangan ini. Semua berlaku kek yang terjadi adalah salah saya. Selalu saya yang ditanyai, dituntut, dan diminta untuk melakukan sesuatu.
“Kok enggak begini?” “Kok kamu gitu c?” “Ayolah, pergilah sana, do somethin’. . .” “Harus kamu, Pi, yang mulai, siapalagi???” “Aneh banged c kamu. . .” dan berpuluh-puluh kalimat senada yang mampir ke kuping saya belakangan ini. Oh noooo. . . Kenapa c keknya mereka enggak pernah mengalaminya? Apa mereka enggak tau gimana susahnya? Ato mereka lupa? Ato emang cuman saya yang masi kekanak-kanakan, sampe enggak bisa ngelakuin apa yang orang lain bisa???
Yea, saya tau tujuan mereka baik. Saya tau kalo saya bisa mewujudnyatakan keinginan mereka, yang untung bukan cuma mereka, tapi saya juga. Ya, ya, ya, saya bener2 tau itu semua. Tapi maaph, saya belum bisa, belum sanggup, belum siap, belum berani. Saya butuh lebih banyak waktu. Saya pernah ngalamin yang lebih parah dari ini, dan nyatanya sekarang semua bisa baik2 adja. Jadi yakin, dehh, suatu saat, semua akan jadi lebih baik. Tapi mungkin enggak sekarang. Belum. . .