…. padahal cantik

“Kesian, ya, dia,  cuman jadi ….. *nyebut profesi yg kemungkinan gajinya ga gede2 banged*, padahal cantik.”

Ahhh, saya nggak pernah suka komentar macem begini. Emang kenapa kalo dia cantik? Ato ganteng? Jadi menjamin dia bakal dapet kualitas hidup yang lebih baik kah? Cuman karena dia cantik/ganteng? Wew, enggak adil, donk!

Lalu gimana nasib orang-orang yang nggak begitu cantik/nggak begitu ganteng? Dimaklumin begitu aja kalo mereka hidup berkekurangan? Karena keenggakcantikan dan keenggakgantengan mereka? What a pity.

Saya akan lebih setuju kalo, kalimat “Kesian, ya, dia, cuman jadi bla bla bla, padahal rajin” ato “padahal dulunya dia pinter” Nahh, yg kek gitu, tuh, yang bakal saya setujui.

Lhah, kalo dipikir-pikir, orang-orang emang sudah seharusnya hidup sesuai dengan usahanya, kan? Dan kalo cuman berbekal cantik/ganteng, yang notabene itu semua pemberian Tuhan, dan lalu dia dapet kemudahan tanpa harus ngapa-ngapain….. huks huks… sedangkan orang-orang lain harus bekerja keras untuk bisa “hidup”.

Yahh, tapi begitulah hidup, nggak selalu adil, memang…*senyum miris*

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.